ImageBantu Buruh yang Terkena PHK Akibat Pandemi Covid ...
Image

Bantu Buruh yang Terkena PHK Akibat Pandemi Covid 19

ImageIndonesia
Rp 0 terkumpul dari Rp 750.000.000
0 Donasi 3 bulan, 13 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Bantu Buruh yang Terkena PHK Akibat Pandemi Covid 19

Salah satu hal terpenting di tengah pandemi Covid-19 adalah meningkatnya jumlah pengangguran. Sejak pandemi Covid-19, cukup banyak perusahaan yang telah menutup usahanya. Beberapa bersifat sementara, ada juga batas waktu yang tidak ditentukan. Suka atau tidak suka, para pekerja akan menganggur untuk sementara waktu.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat virus corona atau Covid-19 disebutkan oleh Pemerintah mencapai 3,05 juta jiwa. Kemenaker melaporkan ada sekitar 3,05 juta orang terdampak Covid-19 dan memperkirakan tambahan pengangguran bisa mencapai 5.23 juta. Sebelumnya, Bappenas memperkirakan tambahan pengangguran bisa mencapai 5,23 juta. Namun tampaknya angka tersebut akan lebih besar melihat pencari kerja yang cukup tinggi.

Alasan beberapa perusahaan mendorong untuk mengambil tindakan untuk melakukan PHK terhadap karyawannya adalah menutup atau ditutup operasionalnya. Sehingga itu menjadi salah satu faktor meningkatnya angka pengangguran.

Selain itu, kebijakan PPKM membuat pabrik kebingungan. Pasalnya, buruh pabrik tidak mungkin bekerja dari rumah layaknya orang kantoran. Namun apabila di dalam lingkungan pabrik terjadi penyebaran yang semakin besar akibat adanya buruh, pabrik harus mengambil kebijakan untuk menutup operasionalnya dan mengalami kerugian.

Kecilnya lapangan pekerjaan yang tersedia selama pandemi dan keterbatasan kemampuan serta pendidikan membuat persaingan semakin ketat. Hal ini menghalangi buruh mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Padahal, kondisi buruh-buruh yang terkena PHK tersebut banyak yang memiliki istri yang sedang hamil, anak yang sedang bersekolah, dan lainnya. Tetapi dengan keterbatasan kemampuan yang dimiliki membuat mereka tidak berdaya dalam mendapatkan penghasilan. Maka dari itu, Indonesia Respon mengadakan program untuk para buruh yang dirumahkan akibat Covid-19.

Alhasil, banyak buruh yang harus terjerat riba dan atau rentenir demi kelangsungan hidup. Mereka terpaksa meminjam riba karena mereka sudah tidak memiliki uang sepersen pun. Mereka akan lebih senang menerimanya apabila mendapatkan pinjaman namun tidak memiliki bunga ataupun riba. Apalagi jika mereka mendapatkan suntikan dana dan pelatihan untuk mulai membuka usaha dan mengembangkan usaha bisnis.

Program pemberdayaan ekonomi ini dilakukan untuk membantu buruh yang terkena PHK. Isi dari program adalah memberikan bantuan untuk para buruh yang terkena PHK berupa edukasi kewirausahaan, bantuan modal usaha bergulir, bantuan penunjang usaha, pendampingan usaha.

Kamu bisa berdonasi dengan cara:   

  1. Klik tombol DONASI SEKARANG
  2. Isi nominal donasi yang ingin diberikan
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Ikuti instruksi untuk menyelesaikan pembayaran

Selain dari berdonasi, Orang Baik juga dapat membantu mereka dengan melakukan share tentang penggalangan dana ini ke beberapa orang terdekat kalian loh. Semoga dengan bantuan yang diberikan oleh Orang Baik, para buruh yang dirumahkan dapat tetap berusaha mendapatkan uang untuk menyambung hidup keluarganya.

  • August, 31 2021

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close